Monday, October 24, 2011

Perilaku Kelompok dalam Organisasi, Konflik, Kekuasan Politik dan Motivasi

I. Perilaku Kelompok Dalam Organisasi


Perilaku kelompok adalah respon-respon anggota kelompok  terhadap struktur sosial kelompok dan norma yang diadopsinya. Jadi ketika sebuah kelompok memasuki dunia organisasi maka karakteristik yang dibawanya adalah kemampuan, kepercayaan pribadi, pengharapan kebutuhan, dan pengalaman masa lalunya. Dan organisasi juga mempunyai karakteristik yaitu keteraturan yang diwujudkan dalam susunan hirarki, pekerjaan-pekerjaan, tugas-tugas, wewenang, tanggung jawab, system penggajian, system pengendalian dan lain sebagainya. Jika karakteristik antara keloompok digabungkan dengan karakteristik organisasi maka akan terwujud perilaku kelompok dalam organisasi. jadi perilaku kelompok dalam organisasi adalah suatu fungsi dari interaksi antara sebuah kelompok dengan lingkungannya ( organisasi ).

II. Konflik

Konflik adalah suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.

Tuesday, October 18, 2011

Konflik Dalam Organisasi



Didalam Organisasi tidak dapat di pungkiri pasti terdapat suatu konflik, konflik ini terjadi karena setiap orang-orang yang terlibat organisasi pasti mempunyai visi, misi , dan karakter yang berbeda, akan tetapi tidak semua konflik merugikan, asalkan konflik tersebut ditata dengan baik maka dapat menguntungkan organisasi.

Pengertian Konflik
Konflik dapat diartikan sebagai ketidak setujuan antara dua atau lebih anggota organisasi atau kelompok-kelompok dalam organisasi yang timbul karena mereka harus menggunakan sumber daya yang langka secara bersama-sama atau menjalankan kegiatan bersama-sama dan atau karena mereka mempunyai status, tujuan, nilai-nilai dan persepsi yang berbeda. Anggota-anggota organisasi yang mengalami ketidaksepakatan tersebut biasanya mencoba menjelaskan duduk persoalannya dari pandangan mereka.

Monday, October 3, 2011

Akademik vs Organisasi


Tak perlu dipungkiri bahwa tujuan awal kita berada di kampus adalah untuk kuliah (akademik) tetapi di lain pihak kita juga perlu mempunyai sebuah wadah sebagai tempat berkumpul yang dinamakan organisasi. Di sinilah kita dapat menemukan diri kita dan mencari jalan mana yang akan ditempuh dalam beberapa tahun ke depan.


Manfaat dalam berorganisasi : 
1. Sebagai penuntun pencapaian tujuan.
2. Dapat mengubah kehidupan masyarakat melalui masing-masing individu dengan pembentukan karakter.
3. Menawarkan solusi untuk kemajuan kita ke depan.
4. Sebagai sumber ilmu pengetahuan.

Tetapi masih ada beberapa orang yang masih belum bisa memahami pentingnya organisasi. Malah ada yang enggan untuk merasakan yang namanya berlembaga karena ketakutan akan kehancuran akademik.

Akibatnya terjadinya penurunan minat untu berlembaga dalam ruang lingkup mahasiswa dipengaruhi oleh faktor dari diri mahasiswa itu sendiri karena ketakutan akan penurunan indeks prestasi. Faktor lain yang juga menyebabkan hal tersebut adalah dari pihak birokrasi yang menuntut mahasiswa untuk menyelesaikan studi lebih cepat.

Tetapi hal tersebut wajar saja. Setiap orang punya pandangan dan pertimbangan yang berbeda. Dan setiap orang memiliki kebebasan untuk memilih sesuai dengan kata hati.

Sumber : kaskus

Pentingnya Reward And Punishment dalam Organisasi

Reward dan punishment merupakan dua bentuk metode dalam memotivasi seseorang untuk melakukan kebaikan dan meningkatkan prestasinya. Kedua metode ini sudah cukup lama dikenal dalam dunia kerja. Tidak hanya dalam dunia kerja, dalam dunia penidikan pun kedua ini kerap kali digunakan. Namun selalu terjadi perbedaan pandangan, mana yang lebih diprioritaskan antara reward dengan punishment?

Reward artinya ganjaran, hadiah, penghargaan atau imbalan. Dalam konsep manajemen, reward merupakan salah satu alat untuk peningkatan motivasi para pegawai. Metode ini bisa meng-asosiasi-kan perbuatan dan kelakuan seseorang dengan perasaan bahagia, senang, dan biasanya akan membuat mereka melakukan suatu perbuatan yang baik secara berulang-ulang. Selain motivasi, reward juga bertujuan agar seseorang menjadi giat lagi usahanya untuk memperbaiki atau meningkatkan prestasi yang telah dapat dicapainya.

Sementara punishment diartikan sebagai hukuman atau sanksi. Jika reward merupakan bentuk reinforcement yang positif, maka punishment sebagai bentuk reinforcement yang negatif, tetapi kalau diberikan secara tepat dan bijak bisa menjadi alat motivasi. Tujuan dari metode ini adalah menimbulkan rasa tidak senang pada seseorang supaya mereka jangan membuat sesuatu yang jahat. Jadi, hukuman yang dilakukan mesti bersifat pedagogies, yaitu untuk memperbaiki dan mendidik ke arah yang lebih baik.

Organisasi

I. 1. Pengertian Organisasi


Organisasi adalah sekelompok manusia dalam suatu wadah untuk mencapai tujuan bersama.


   2. Hubungan antara manajemen dan organisasi.


Manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia. Rumusan tersebut mengandung pengertian adanya hubungan timbal balik antara kegiatan dan kerjasama disatu pihak dengan tujuan di pihak lain.
Untuk dapat mencapai tujuan tersebut maka perlu dibentuk suatu organisasi yang pengertiannya adalah sekelompok manusia dalam suatu wadah untuk mencapai tujuan bersama. Sehingga dapat dikatakan bahwa fungsi organisasi adalah sebagai alat dari manajemen untuk mencapai tujuan. Jadi, dalam rangka manajemen maka harus ada organisasi, demikian hubungan antara manajemen dan organisasi.